UNP jalin kerjasama dengan PT Bakrie & Brothers Service dan Dewan Koperasi Indonesia

kerjasama UNP
Apr. 11.
Comments Off
By admin | Posted in News and Events |

Tagged: , , , , , ,

pertemuan UNP dan UKM
Mar. 19.

Fakulti Pendidikan Universiti Kebangsaan Malaysia jajaki kerjasama program S3 dengan UNP

Prof. Dr. Nor Aishah Buang, Pembantu dekan Fakulti Pendidikan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), beserta Dr. Moh. Taib Harun, dan Dr. Norlena Salamuddin, berkunjung ke Universitas Negeri Padang untuk menjajaki kerjasama Program S3 dengan Universitas Negeri Padang. Rombongan UKM ini disambut Pembantu Rektor IV Bidang Kerjasama dan Pemberdayaan Aset Dr. Ardipal, M.Pd. di Rektorat UNP yang didampingi oleh Pembantu Rektor I UNP Bidang Akademik Prof. Dr. Agus Irianto, dan Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Syahrial Bahtiar.

(more…)

Tagged: , ,

pegad
Mar. 18.

UNP dan PT Pegadaian (Persero) Jalin Kerjasama

Universitas Negeri Padang (UNP) dan PT Pegadaian (Persero) menandatangani piagam kerjama pada hari Sabtu, 10 Maret 2013. Penandatangan piagam dilaksanakan oleh Rektor UNP Prof. Dr. Phil. H. Yanuar Kiram yang pada saat itu diwakili oleh Pembantu Rektor IV UNP Bidang Pemberdayaan Aset dan Kerjasama Dr. Ardipal, M.Pd. dan PT Pegadaian diwakili oleh Direktur Bisnis III, Sumanto Hadi. Penandatanganan piagam kerjasama ini juga diiringi penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Fakultas Ekonomi UNP dan PT Pegadaian (Persero) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada Masyarakat. Dekan

(more…)

Tagged: , , ,

Traditional Weapon of Minangkabau
Mar. 05.

Keris as the Inheritance of Minangkabau: A Function, Visual Unsure, and Meaning Analysis

Keris Pusaka Minangkabau: Suatu Kajian Fungsi, Unsur Visual dan Makna (Bagian 1)

Oleh Drs. Erwin A., M.Sn
Dosen Seni Rupa FBSS UNP Padang
(Editor: Nasbahry Couto)
Abstrak

Penelitian ini merupakan studi awal tentang benda budaya tradisional Minangkabau dalam bentuk keris yang menjadi barang pusaka sampai sekarang. Sebagai benda pusaka budaya yang terlihat (tangible cultural Heritage), ia merupakan visualisasi dari ide/gagasan, nilai-nilai, norma-norma, atau aturan tertentu. Kehadirannya kelihatan sebagai salah satu atribut pakaian adat para penghulu pakaian marapulai (pengantin laki-laki) di Minangkabau merupakan tanda (sign) yang mengandung pesan atau makna tertentu. Permasalahan terpenting dari penelitian ini terletak pada tanda (sign) dan makna yang terkandung di balik peragaan pada keris ini. Dengan demikian, tujuan utama penelitian ini adalah mencoba mengungkapkan pesan atau makna yang dikandung keris pusaka ini secara lengkap yaitu dari bilahan, sarung, gagangnya menurut pandangan orang Minangkabau. Di samping untuk meneliti tentang tipologi keris, dan tatacara pemakaiannya dalam tatabusana adat melalui bentuk penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis semiotik. Kemudian diperoleh sejumlah informasi tentang tanda-tanda bermakna yang terdapat pada keris ini. Tanda-tanda itu merupakan simbol dari ajaran adat Minangkabau yang dipedomani oleh setiap penghulu/pemimpin, hakim, atau orang yang ditugasi suatu jabatan, dalam menjalankan fungsinya sebagai pimpinan. Keris bagi orang Minang adalah simbol/lambang status sosial, keadilan, kebenaran, dan simbol kehidupan umumnya. Yang menarik adalah sebuah kenyataan bahwa tidak semua pemilik dan atau masyarakat mengetahui dan mengerti pesan/makna keris secara detail. Umumnya masyarakat Minang hanya mengetahui keris sebagai bagian dari pakaian kebesaran seorang pengulu. Tidak pula ditemukan makna-makna khusus yang berhubungan dengan tuah/magis keris. Namun bagi seorang kolektor keris, selain dapat mengumpulkan keris antik yang bernilai jual tinggi, ada rasa puas tersendiri baginya jika telah memiliki keris pusaka Minangkabau. 

Kata Kunci: Keris, Budaya Minangkabau, Unsur Visual, Fungsi dan Makna

(more…)

Tagged: , , , , ,